BARRU SULSEL radiopena.com – Pelaksanaan proyek pembangunan Sekolah Rakyat (SR) Tahun Anggaran 2026 lokasi desa Lawallu, kecamatan Soppeng Riaja, kabupaten Barru Sulawesi Selatan oleh PT.WASKITA FYP KSO menuai sorotan.
Pelaksanaan pembangunan gedung Sekolah Rakyat diduga minim berdayakan tenaga kerja lokal, termasuk spesifikasi material digunakan dalam tahap awal proyek ini, dipertanyakan.
Saat dikonfirmasi, pihak FYP KSO kantor perwakilan di desa Siddo, kecamatan Soppeng Riaja, kabupaten Barru enggan memberi keterangan, pada Senin (5/1/2026) sore.
Rido, salah seorang Staf SDM mengaku tidak memiliki kewenangan memberikan informasi kepada media tanpa izin dari pihak pelaksana proyek.
” Kami tidak bisa memberikan keterangan pada media kalau belum ada izin dari pihak owner, dalam hal ini PUPR,” ujar Ridho di kantornya.
Isu rendahnya pemberdayaan tenaga kerja lokal, Ridho enggan berkomentar banyak, bahkan mengarahkan kepada pelaksana lapangan. ” Silahkan tanya mandornya kalau soal lapangan kerja,” ujar Rido singkat.
(ham/ap)











