OPINI oleh :
Yusdaliah Yusuf Iccu.
~~~~~~~~~~~~~~~
BARRU SULSEL radipena.com — ■ PENGANTAR :
“Rahim Perempuan adalah sekolah keadilan pertama, setiap perempuan yang mengandung dan melahirkan bayinya dari awal sudah membagikan nutrisi dan kecemasan dengan bayinya.
Perempuan adalah distributor keadilan dari rahimnya”. (Rocky Gerung).
Hari Perempuan Internasional atau International Women’s Day (IWD) 2025 jatuh pada Sabtu (8/3/2025) baru baru ini.
Hari Perempuan Internasional adalah hari global yang merayakan pencapaian sosial, ekonomi, budaya, dan politik kaum perempuan.
Tema Hari Perempuan Internasional 2025, tema Hari Perempuan Internasional 2025 adalah “Accelerate Action” atau “Mempercepat Aksi”.
Accelerate Action adalah layanan global untuk mengakui dan mendukung strategi, sumber daya, serta aktivitas yang mendorong kemajuan perempuan dengan dampak positif.
Tema ini juga diusung untuk mengambil langkah cepat dan tegas untuk mencapai kesetaraan gender.
Selain itu, Hari Perempuan Indonesia menandai seruan untuk bertindak guna mempercepat kesetaraan gender, menghargai perjuangan perempuan, dan menyuarakan hak dan perlindungan bagi perempuan.
Keadilan gender adalah konsep yang mengacu pada kesetaraan dan keadilan dalam hubungan antara laki-laki dan perempuan dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk dalam bidang ekonomi, politik, sosial, dan budaya.
Keadilan gender berarti bahwa laki-laki dan perempuan memiliki kesempatan yang sama untuk mengakses sumber daya, layanan, dan kesempatan, serta memiliki hak yang sama untuk berpartisipasi dalam proses pengambilan keputusan.
Hubungan Keadilan Gender dengan Demokrasi
Keadilan gender memiliki hubungan yang sangat erat dengan demokrasi. Demokrasi adalah sistem pemerintahan yang berdasarkan pada prinsip-prinsip kesetaraan, keadilan, dan partisipasi.
Prinsip-Prinsip Keadilan Gender
Berikut adalah beberapa prinsip-prinsip keadilan gender:
1. *Kesetaraan*: Laki-laki dan perempuan memiliki kesempatan yang sama untuk mengakses sumber daya, layanan, dan kesempatan.
2. *Keadilan*: Laki-laki dan perempuan memiliki hak yang sama untuk berpartisipasi dalam proses pengambilan keputusan.
3. *Non-diskriminasi*: Tidak ada diskriminasi terhadap laki-laki atau perempuan dalam berbagai aspek kehidupan.
4. *Partisipasi*: Laki-laki dan perempuan memiliki kesempatan yang sama untuk berpartisipasi dalam proses pengambilan keputusan.
5. *Transparansi*: Proses pengambilan keputusan harus transparan dan dapat diakses oleh semua orang.
Dengan memahami prinsip-prinsip keadilan gender, kita dapat mempromosikan kesetaraan dan keadilan dalam hubungan antara laki-laki dan perempuan, serta memastikan bahwa hak-hak dasar semua orang dapat dipenuhi.
KASUS-KASUS KETIDAK SETARAAN GENDER.
Beberapa kasus yang paling sering terjadi dan menjadi masalah pada keadilan gender di Indonesia antara lain:
– Kekerasan Seksual,
– Diskriminasi terhadap Perempuan,
– Perkawinan Anak:
– Kriminalisasi terhadap Perempuan,
– Ketidaksetaraan dalam Pekerjaan:
Dalam mengatasi masalah-masalah tersebut, diperlukan upaya yang serius dari pemerintah, masyarakat, dan individu untuk mempromosikan keadilan gender dan menghapuskan diskriminasi terhadap perempuan, dari sisi inilah partai politik dan organisasi perempuan masuk untuk berjuang.
PERAN PARTAI POLITIK DAN ORGANISASI PEREMPUAN DALAM PERJUANGAN KESETARAAN GENDER.
Organisasi perempuan dan partai politik memiliki peran yang sangat penting dalam melakukan perjuangan kesetaraan gender.
Berikut adalah beberapa contoh peran mereka:
Organisasi Perempuan
1. Advokasi Kebijakan,
2. Pendidikan dan Pelatihan
3. Dukungan untuk Korban Kekerasan
4. Pengembangan Kemitraan.
Partai Politik
1. Pengembangan Kebijakan,
2. Pengangkatan Perempuan dalam Posisi Kunci
3. Pengembangan Program untuk Perempuan,
4. Pengembangan Kemitraan dengan Organisasi Perempuan.
□ Kesimpulan
Keadilan gender adalah salah satu isu yang sangat penting dalam masyarakat modern. Masalah keadilan gender masih sangat umum di Indonesia, mulai dari diskriminasi terhadap perempuan dalam pekerjaan, pendidikan, dan politik, hingga kekerasan seksual dan kekerasan dalam rumah tangga. Oleh karena itu, peran partai politik dan organisasi perempuan sangat penting dalam memperjuangkan keadilan gender. Mereka harus bekerja sama untuk mengembangkan kebijakan dan program yang mendukung kesetaraan gender dan memastikan bahwa suara perempuan didengar dan diwakili.
□ Kata Penutup
Dalam memperjuangkan keadilan gender, kita harus bekerja sama dan memiliki komitmen yang kuat untuk menghapuskan diskriminasi dan kekerasan terhadap perempuan. Partai politik dan organisasi perempuan harus menjadi agen perubahan yang efektif dalam mempromosikan kesetaraan gender dan memastikan bahwa hak-hak perempuan dihormati dan dilindungi. Dengan bekerja sama dan memiliki visi yang sama, kita dapat menciptakan masyarakat yang lebih adil dan setara bagi semua orang, tanpa memandang jenis kelamin.
Demikian, semoga bermanfaat.
Wassalam.
Yusdaliah Yusuf Iccu.











