BARRU SULSEL radiopena.com — Program Bedah Rumah adalah salah satu program yang dilaksanakan oleh pemerintah Indonesia, khususnya Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), dalam rangka memperbaiki dan meningkatkan kualitas rumah yang tidak layak huni.
Komisi V DPR RI, yang membidangi urusan infrastruktur, termasuk perumahan, telah melakukan pengawasan dan evaluasi terhadap program program yang ada termasuk program Bedah Rumah.
Beberapa informasi terkaitan program Bedah Rumah dari Komisi V DPR RI Teguh Iswara Suardi antara lain kemungkinan kuota bedah rumah berkurang drastis ” diperkirakan bedah rumah yang akan terlaksana April 2025 mendatang paling banyak 1000 unit ” ungkap Teguh Iswara Suardi di Jalur Dua kecamatan Barru kota Barru Jumat 28/3/2025 dalam acara buka puasa bersama.di rumah kediamannya.
Anak mantan Bupati Barru Suardi Saleh ini menjelaskan, ” Hal Ini dipengaruhi terjadinya peralihan kepemimpinan dari presiden sebelumnya ke Presiden Prabowo, ” ungkap Anggota DPR RI dari Fraksi Nasdem Teguh Iswara Suardi.
Diketahui, Program Bedah Rumah memiliki target untuk memperbaiki dan meningkatkan kualitas rumah-rumah yang tidak layak huni, sehingga diharapkan dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat secara meluas.
Pelaksanaan Program Bedah Rumah dilaksanakan oleh Kementerian PUPR, yang bekerja sama dengan pemerintah daerah dan masyarakat dengan Pengawasan Komisi V DPR RI untuk melakukan pengawasan dan evaluasi terhadap program ini, dan memastikan bahwa program tersebut dilaksanakan dengan efektif dan efisien, ” Insya Allah program ini tetap akan turun hanya saja dari jumlahnya banyak berkurang dari pada Priode sebelumnya Gambarannya kalau Priode sebelumnya bedah rumah itu mencapai kurang lebih 2000 unit, namun untuk priode ini kemungkinan tinggal 1000 unit kurang lebihnya.dan menurut informasi bulan April 2025 mendatang semuanya sudah harus berjalan, akan tetapi saat ini pendataan juga tetap terus berjalan, ” ujar.anggots DPR RI Teguh Iswara.
Teguh Iswara Suardi (TIS) menegaskan ” Karena angkanya sudah berkurang banyak, maka saya dengan Bapak Suardi Saleh, ber berkomitmen agar bantuan bedah rumah ini kami putuskan fokus di kabupaten Barru saja ” diiringi tepuk tangan meriah oleh masyarakat yang hadir buka bersama.
Lanjut Teguh, ” Bedah rumah sebelumnya angkanya itu mencapai kurang lebih 2000 unit maka saat itu masih dapat dibagi bagi ke daerah lain ” ujar anak mantan Bupati Barru Dua Priode, H.Suardi Saleh
kemudian, kata Teguh ” Masih ada program lain yang insyaAllah masuk seperti Pansimas (Pengembangan Sistem Penyediaan Air Minum dan Sanitasi). Sanimas (Sanitasi Berbasis Masyarakat) serta PISIU ( Program Infrastruktur Sosial dan Ekonomi untuk Kesejahteraan) dan lain lain, ” tambahnya.
Teguh Iswara mengakui bahwa ” Memang ada banyak program yang dihapus diantaranya Rumah Susun, Jembatan, Bus Sekolah dan Lampu Jalan, semuanya dihapus terang Teguh Iswara.
” Mari bersama kita doakan semoga tahun berikutnya semuanya kembali normal dan komitmen saya untuk lebih memprioritaskan kabupaten Barru ” tutup Anggota DPR RI Komisi V Teguh Iswara Suardi.
Sementara itu, salah seorang anggota DPRD Barru yang hadir di acara Buka bersama mengatakan ” Sebelum itu kami sudah diberi kepercayaan untuk melakukan pendataan sebanyak 15 unit bedah rumah pada setiap kecamatan, akan tetapi kalau bentuk komitmennya Kakak Teguh, bahwa bedah rumah ini difokuskan di kabupaten Barru, dapat kita simpulkan bahwa 1000 bedah rumah misalnya langsung dibagi 7 kecamatan ya hasilnya 100 unit lebih rumah ” sebut mantan ketua DPRD Barru Lukman.T.
Usai acara buka bersama, Teguh Iswara mendapat pertanyaan awak media, sekiranya program bedah rumah ini hanya fokus di kabupaten Barru saja bagaimana daerah lain yang nota Bene juga dapil Teguh Iswara sendiri, ” Nanti tetap kita lihat situasinya, karena memang ini agak berat, tetapi, ya .. itu tadi, tetap akan dipertimbangkan sebaik baik mungkin ” tutup Teguh Iswara Suardi.
Komisi V DPR RI tetap melaksanakan tugas untuk melakukan pengawasan dan evaluasi terhadap program Bedah Rumah dalam rangka memastikan bahwa program ini dilaksanakan dengan efektif dan efisien.(ap)









