BARRU SULSEL radiopena.com – Car Free Day perdana di Kecamatan Mallusetasi,Kabupaten Barru, Sulawesi Selatan (Sulsel) resmi diluncurkan dan dibuka oleh Pj.Sekretaris Daerah Barru, Abu Bakar, S. Sos, M. Si bersama Ketua TP. PKK Kabupaten Barru Andi.Milawaty Abustan, S. Sos, MM yang diawali dengan senam massal, Jumat (08/08/2025).
Car Free Day (CFD) adalah hari Bebas Mobil, kegiatan ini biasanya diadakan di pusat kota Alun Alun kabupaten Barru dimana jalan-jalan tertentu ditutup untuk mobil dan dijadikan area publik untuk kegiatan olahraga, rekreasi, atau kegiatan sosial lainnya.
Selain Mendorong gaya hidup sehat dan aktif juga meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya lingkungan yang bersih dan sehat. Oleh Pemkab Barru telah mencanangkan setiap hari Minggu atau hari libur lainnya.
Pejabat Sekretaris Daerah Barru Abu Bakar mengapresiasi kegiatan CFD yang merupakan inisiasi Pemerintah Kecamatan Mallusetasi tentunya dengan harapan kegiatan ini dapat menjadi contoh bagi kecamatan-kecamatan lainnya di Kabupaten Barru dalam mempromosikan gaya hidup sehat dan menjaga lingkungan.
” Hari ini kita telah Membuka kegiatan CFD dan juga melaksanakan senam massal sebagai salah satu rangkaian kegiatan dalam rangka memeriahkan hari ulang tahun proklamasi kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-80. Kami selaku Pemerintah Barru sangat berharap agar kegiatan Car Free Day ini dapat menjadi agenda mingguan yang rutin dilaksanakan dan dapat memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat. Semua ini sebagai awal yang baik untuk membangun kesadaran akan pentingnya hidup sehat dan menjaga lingkungan dengan kolaborasi dan semangat kebersamaan,” ujarnya.
Sementara itu, Camat Mallusetasi menyampaikan terima kasih atas dukungan penuh oleh Pemerintah Kab. Barru atas inisiasi pelaksanaan CFD di Kec. Mallusetasi. ” Kami ucapkan banyak terima kasih kepada Pemerintah Kab. Barru atas dukungan sehingga pada hari ini kegiatan CFD resmi dilaksanakan. Tentunya CFD ini kita tidak perlu lagi jauh jauh ke kota untuk menikmati CFD, karena alhamdulillah di Mallusetasi ini sudah terlaksana. Dengan banyaknya orang berkumpul tentu menjadi peluang bagi pelaku-pelaku UMKM dalam peningkatan perekonomian di kecamatan Mallusetasi.”pungkasnya.(kh/rpn)









