Desa Mendapat ADD 2-3 Miliyar, Bisa Jadi Barru Tertinggi Dari Daerah Lain.

BARRU SULSEL radiopena.com — Alokasi Dana Desa (ADD) merupakan salah satu sumber pembiayaan dari Pemerintah Pusat untuk pembangunan desa.

iKabupaten Barru Provinsi Sulawesi Selatan sendiri diperkirakan daerah tertinggi dalam penerimaan ADD dengan perkiraan 2-3 Miliar Rupiah setiap desa.

Bupati Barru Suardi Saleh secara resmi melakukan Launching Penyerahan ADD Berbasis Kinerja Tahun 2025, Senin (23/12/2024) bertempat Lantai 6 MPP Kantor Bupati Barru.

Penyerahan ADD Berbasis Kinerja kepada 10 Desa yang telah memenuhi kriteria,, ” Alhamdulillah Kabupaten Barru beruntung karena jumlahnya desanya relatif kecil ” Ungkap Suardi Saleh.

Ketentuan ADD ini dimana 10% dari DAU (Dana Alokasi Umum) ditambah Dana Bagi Hasil (DBH) dengan pembaginya cuma 40 sehingga setiap desa menerima antara Rp.2-3 Milyar, sambungnya.

” Dan ini bisa jadi ADD di Barru termasuk yang paling tinggi diantara daerah lainnya ” Tutur Bupati di MPP Lantai 6, Senin 23/12 kemarin.

Pemkab Barru terus mendorong peningkatan kinerja desa melalui ADD yang selama ini pengalokasiannya hanya terbagi dua saja yani ADD merata sebesar 60% dan ADD Formula berdasarkan jumlah penduduk, luas wilayah, tingkat kesulitan geografis dan penduduk miskin sebesar 40%.

Salah satu upaya yang dilakukan kata Suardi adalah dengan membuat Perbup Nomor 12 Tahun 2024, dimana formulasi ADD dibagi dalam 3 bagian yakni, ADD Merata sebesar 60% ke seluruh desa, kemudian ADD Formula dari 40% menjadi 34 % dan ADD Berbasis Kinerja sebesar 6 %.

” Tadi kita sudah menyaksikan penyerahan ADD Berbasis Kinerja kepada 10 Desa yang telah memenuhi kriteria diantaranya Desa Paccekke, Desa Lawallu, Desa Kading, Desa Bulo-Bulo, Desa Pujananting, Desa Jangan-Jangan, Desa Bacu-Bacu, Desa Pattappa, Desa Tompo, Desa Ajakkang ” Ujar Suardi Saleh.

Dijelaskan, kriteria ini sudah ditentukan dalam perbup antara lain,bagaimana tata kelola keuangannya, ketaatan dan kepatuhan desa terhadap prioritas daerah dan prioritas nasional, kemudian juga kita nilai dari penghargaan desa.

Ditambahkan, kami juga sampaikan kepada kepala DPMDPPKBPPA, dalam kriteria ini untuk memperhatikan LHP setiap Desa, catatan- catatan dari Inspektorat, paling tidak tindak lanjut terhadap LHP dan paling bagus jika tidak ada catatan dari inspektorat.

Bupati Barru meminta untuk diperhatikan juga desa-desa yang viral baik yang positif maupun viral negatif, karena ada viral positif kinerja dan ada juga kepala desa yang viralnya negatif .

” Karena kita juga dinilai publik, jika yang viral negatif mendapatkan penghargaan berbasis kinerja tentu sangat berbanding terbaik dan akan menuai sorotan , ” terangnya

Pada bagian ini Bupati menuturkan, tujuan pemberian ADD Kinerja ini adalah untuk mendorong desa desa bagaimana berkinerja dengan baik sehingga ADDnya bisa bertambah.

Ia mencontohkan, ADD yang diterima Desa Pacekke selalu terendah , karena jumlah penduduknya dan luas wilayah kecil , tetapi sekarang masuk 10 besar menerima ADD Berbasis Kinerja sehingga tidak ada alasan kita pasrah dengan yang kita terima.

Kegiatan ini dilaksanakan oleh Pemerintah Kabupaten Barru bekerja sama dengan USAID ERAT dan dihadiri langsung oleh Sekretaris Bappelitbanda Provinsi Sulawesi, Provincial Coordinator USAID ERAT Sulsel, Plh. Sekretaris Daerah Kabupaten.Barru.(*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *