Sapi Masuk Sekolah, Begini Bunyi Persyaratannya

oppo_16

BARRU SULSEL radiopena.com – Pihak Sekolah Menengah Kejuruan Negeri  (SMKN) 3 Barru lakukan pertemuan dengan warga pemilik sapi ternak yang diduga hewan peliharaan mereka kerap masuk di pekarangan sekolah terutama pada malam hari,  kegiatan ini dihadiri Kepala desa Bojo, Kapolsek Mallusetasi, KabidPol.PP kabupaten Barru, Komite dan kepala sekolah SMKN 3 Barru, berlangsung di ruang Perpustakaan SMKN 3 Barru, desa Bojo, kecamatan Mallusetasi, kabupaten Barru, Selasa 11/2/2025. Sekira pukul 10.00 WITA.

Sebelumnya Pihak sekolah merasa terganggu gegara hewan ternak milik warga setempat kerap masuk pekarangan sekolah pada malam hari, ” Ini seringkali terjadi dan telah beberapa kali dilakukan mediasi tetapi hasilnya nihil, dan berulang ulang terjadi pemandangan seperti ini, ” ungkap Hidayat, kepala sekolah SMKN 3 Barru.

Sementara Kepala Kepolisian Sektor Mallusetasi Barru menjelaskan bahwa pemilik hewan ternak jika peliharaannya ditemukan lagi masuk pekarangan sekolah dan atau merusak milik orang lain dengan terbukti ” Maka sanksinya sapi sapi itu kami bawa ke Polres dan atau berhadapan dengan Pasal 549 KUHAP, terang AKP.Iriansyah.

Kepala desa Bojo Tuppu Bulu Alam mengaku akan membuatkan Peraturan Desa (Perdes), ” Insya Allah bunyi Perdes nantinya diantaranya berbunyi tidak ada kata pagar lagi di desa Bojo – terang Kepala Desa.

Ratusan ekor sapi peliharaan yang berada pada wilayah ini oleh pemiliknya mengaku kesulitan masalah pagar, salah seorang peternak sapi asal desa Bojo Iwan (40)  mengatakan ” harusnya lahan kebun sawah dan sekolah memasang pagar pada wilayah masing masing ” ujar Iwan sebelum menandatangani surat pernyataan.

Diketahui hasil dari pertemuan disepakati  bersama antara pemilik ternak sapi dengan pihak sekolah, disaksikan para undangan selaku saksi  menandatangani surat pernyataan untuk mentaati aturan dan sanggup menjaga hewan pemeliharaannya.(ap)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *