BARRU SULSEL radiopena.com — Langganan banjir wilayah kabupaten Barru disinyalir penyebabnya pembangunan Rel Kereta Api yang minim saluran air.Salah seorang penggiat media Barru dalam tulisannya di Face book (FB) mengatakan sudah dua kali banjir besar hampir seluruh wilayah Barru.
” Selama ada Rel Kereta Api perlu di evaluasi, apakah terdapat hubungan antara banjir yang terjadi di Barru dengan adanya bangunan Rel KA tersebut “tulis Arianto di FB miliknya Sabtu 21/12/2024.Menurutnya, Bupati Barru beberapa tahun yang lalu, sewaktu terjadi banjir seperti sekarang ini, pernah bicara tentang kurangnya gorong gorong tempat air mengalir di sepanjang rel kereta api ini.
“Nah, saluran air ini mungkin yang masih kurang sehingga perlu ditinjau kembali” Ujar Arianto mengutip kata kata Bupati Barru saat itu.
Sementara itu Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Barru Moh.Fadly.R.Pawae menanggapi ” Melihat situasi banjir saat ini merata terjadi di seluruh wilayah barru, kaitan dengan dampak pembangunan rel kereta api secara teknis memang menghadang laju air dari timur ke barat ” ujar Fadly Pawae melalui telpon selulernya, Sabtu 21/12/2024.
Kadis Perhubungan menambahkan, sejak kejadian banjir beberapa tahun lalu di Barru masalah penambahan pembangunan Box Culvert sebagai drainase air yang mengalir dari sisi timur ke sisi barat telah disampaikan ke Balai Besar Kereta Api Makassar, tambahnya.
Begitu juga penyampaian tentang masalah air yang menggenang di bawah jembatan under pass dengan berpotongan beberapa jalan desa, untuk pembangunan dan penanganannya adalah kewenangan dari Balai Kereta Api Makassar, terangnya.
Lebih jauh Fadly mengatakan, “Untuk kondisi banjir saat ini kondisi genangan dilihat hampir merata baik disisi timur dan barat jalur kereta api yang melintang dari utara ke selatan Barru, jadi dapat disimpulkan bahwa masih butuh penambahan pembangunan Box Culvert di sepanjang jalur, agar Jalur kereta api tidak menghalangi laju air dari timur ke barat kabupaten Barru” tutup Kadis Perhubungan Barru.(@)











