DPRD RDP Perusahaan Galangan Kapal PT.LPN Batupute Barru, Tidak Relevan.

BARRU SULSEL rradiopena.com  — Konfederasi Sarikat Pekerja Seluruh Indonesia KSPSI) cabang kabupaten Barru Sulawesi Selatan (Sulsel) dan Perusahaan galangan kapal PT.LPN Shipyard Batupute bersama DPRD lakukan Rapat Dengar Pendapat (RDP) di Ruang Komisi III DPRD Jl Sultan Hasanuddin kota Barru, jumat 17/1/2025 pukul 10.30 awaiTA.

Agenda rapat berkaitan meninggalnya pekerja borongan galangan kapal LPN  atas nama Rahman (22) asal Goa Rabu 8 Januari 2025 sekira pukul 2.00 WITA beberapa hari lalu,  Hal inilah  memicu Ketua DPC. KSPSI Barru Ipul Saifullah atas dasar solidaritas pekerja menyurat untuk rapat dengar pendapat.

Dalam rapat, Ipul Saifullah mengusulkan 8 item pertanyaan untuk perusahaan termasuk mempertanyakan bentuk rekruitmen karyawan, ” Bagaimana bentuk penerimaan tenaga kerja, apakah syarat yang diperlukan sudah memenuhi aturan ” ujar Ipul di ruang Komisi III, Jumat 17/1.

Sementara ditempat yang sama pihak kuasa hukum PT Layar Persada Nusantara (LPN) Mursalim mengaku jika surat RDP ditujukan kepada pihak kami hanya dalam hal membicarakan  kasus kecelakaan mengakibatkan meninggalnya seorang pekerja,.

” Antara kami dengan KSPSI tidak ada relevansinya membicarakan soal tenaga kerja, KSPSI tidak secara otomatis mengcover seluruh tenaga kerja kecuali ada anggota KSPSI yang bekerja di perusahaan LPN ” beber Mursalim mewakili PT.LPN Shipyard Batupute Barru.

Tetapi apapun itu, kata Mursalim, ” ini tetap kami hargai apalagi KSPSI bersurat resmi ” sambung Pihak PT LPN.Shipyard di ruang Komisi III DPRD Barru.

Pimpinan rapat Komisi III DPRD Barru l, Andi Wawo Mannojengi  sebelumnya menyampaikan, ” RDP ini kita selaku DPR selalu membuka, menerima aspirasi semua pihak, baik itu masyarakat biasa atau lainnya, intinya semua pihak ” ujar Andi Wawo. (ap)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *