Terpangkas 10 T Lebih Mentan Hanya Bilang Doakan Sehat Selalu

Foto: Presiden Prabowo Subianto mengunjungi sawah di Merauke untuk program Swasembada Pangan (Foto: Dok. Kementan)

JAKARTA, radiopena.com — Kementerian Pertanian (Kementan) adalah salah satu motor penggerak Indonesia untuk mencapai program swasembada pangan yang telah ditetapkan oleh Presiden Prabowo Subianto.

Dalam kurun waktu tiga sampai empat tahun ke depan, diharapkan Indonesia dapat mencetak luas lahan panen hingga empat juta hektar.

Namun di tengah upaya untuk mencapai target swasembada pangan, berhembus kabar bahwa Kementan RI adalah salah satu kementerian yang terkena dampak pemangkasan anggaran belanja negara tahun 2025.

Pemotongan ini dilakukan sebagai tindak lanjut dari Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 1 Tahun 2025 tentang efisiensi belanja dalam pelaksanaan APBN dan APBD tahun anggaran 2025, yang dikeluarkan oleh Presiden Prabowo Subianto sejak 22 Januari 2025.

Dilansir dari laman CNBC Jakarta, salah satu isu yang mencuat adalah kabar tentang anggaran Kementan dipotong hingga Rp10,2 triliun. Namun, saat dimintai konfirmasi terkait hal ini, Menteri Pertanian (Mentan) Amran Sulaiman memilih untuk tidak memberikan komentar.

Menteri Amran hanya terdiam saat ditanya mengenai besaran pemangkasan anggaran di kementeriannya.

Lalu Bagaimana Nasib Program Cetak Sawah dan Target Swasembada

Pemangkasan anggaran ini menimbulkan pertanyaan besar terkait kelanjutan program strategis Kementan, seperti cetak sawah dan upaya mencapai swasembada pangan. Sebelumnya, Kementan diketahui mendorong adanya tambahan anggaran pada tahun 2025 untuk mempercepat realisasi program cetak sawah sebagai bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan nasional.

Ketika ditanya mengenai nasib program cetak sawah dan target swasembada setelah pemangkasan anggaran, Amran hanya menjawab sambil terkekeh pelan, “Doakan sehat selalu,” ujarnya singkat.

Diketahui, pemangkasan anggaran ini merupakan bagian dari kebijakan efisiensi yang dicanangkan Presiden Prabowo untuk menyeimbangkan belanja negara. Inpres 1/2025 menekankan pentingnya pengelolaan anggaran yang lebih efektif dan efisien di semua kementerian dan lembaga, termasuk Kementan, yang selama ini memegang peranan penting dalam menjaga ketahanan pangan nasional.

Meskipun belum ada pernyataan resmi dari Kementan mengenai dampak pemotongan ini terhadap program-program strategis mereka, diharapkan adanya langkah-langkah konkret dari Amran untuk memastikan target swasembada pangan tetap berjalan sesuai rencana, meski dengan anggaran yang lebih terbatas.(ap/id)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *