BARRU SULSEL radiopena com – Umumnya masyarakat kabupaten Barru Sulawesi Selatan (Sulsel) sedikit lega setelah mendapat informasi LPG 3 Kg kini menjadi stabil.
Pantauan radiopena.com khususnya wilayah kecamatan Mallusetasi, Soppeng Riaja dan kecamatan Balusu kabupaten Barru warga sedikit tenang, Rafiah (67) ibu rumah tangga asal Mallawa Mallusetasi ditemui dirumahnya mengaku panik sebelumnya.
” Iye, sebagai warga yang pas Pasan, kami selama ini memasak menggunakan pecahan kulit kemiri, karena bahan ini juga sudah jarang terpaksa beralih di gas LPG ” ungkap Rafiah di Mallawa, Mallusetasi Barru Sabtu, 8/2/2025.
Lanjut Rafiah, ” Saya ini sudah siap siap menggunakan arang sebagai bahan menyalakan api di dapur sekiranya tabung gas benar benar menjadi langka ” ujarnya.
Diketahui, Proses pendistribusian LPG 3 Kg di berbagai wilayah mulai kembali normal, apa lagi aparat Kepolisian Polres Barru juga turut mengambil langkah pengawasan agar kelangkaan LPG tidak terjadi.
Isu LPG 3 Kg kembali normal terutama setelah pemerintah menerapkan kebijakan penghentian penjualan dari pangkalan kepada pengecer sejak 1 Februari 2025.
Sejumlah warung kelontong pun saat ini kembali menjual LPG 3 kg setelah menerima pasokan langsung dari pangkalan resmi. Hal ini memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam mendapatkan LPG
bersubsidi tanpa harus mengantre di pangkalan seperti yang terjadi beberapa hari belakangan ini.(ap)











