PINRANG SULSEL, radiopena.com — Setiap tanggal 21 Februari diperingati sebagai Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN). Beragam kegiatan pun digelar yang berkaitan dengan pelestarian lingkungan hidup.
Seperti halnya di Desa Marabombang, Kecamatan Suppa, Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan (Sulsel), dimana pada peringatan HPSN tahun 2025 ini, PLTD Suppa menggelar aksi bersih-bersih pantai, pada Jumat (22/2/2025) pagi.
Kegiatan ini juga diikuti oleh ABK Kapal Polisi (KP) XIV-2009 Parepare beserta personel jaga Mako Suppa, anggota Polsek Suppa, Babinsa setempat, Pemerintah Kecamatan Suppa, serta tokoh masyarakat yang ada di sekitar lokasi.
Komandan KP XIV- 2009 Ditpolairud Polda Sulsel, Bripka Aris Barakasi mengatakan, kegiatan bersih-bersih sampah di area pesisir pantai ini, demi menjaga lingkungan sebagian wujud kolaborasi untuk indonesia bersih.
“Keikutsertaan kami ini, adalah gerakan kolaborasi dalam rangka HPSN tahun 2025 melalui aksi nyata berupa peduli lingkungan dalam bentuk bersih -bersih pantai,” jelasnya.
Menjaga kebersihan lingkungan, kata Aris, adalah tanggung jawab moral semua pihak untuk melestarikan bumi.
Sejarah Hari Peduli Sampah Nasional
Peringatan Hari Peduli Sampah Nasional bermula dari tragedi longsor Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Leuwigajah di Cimahi, Jawa Barat, pada 21 Februari 2005.
Dalam insiden tersebut, timbunan sampah yang menggunung di TPA Leuwigajah mengalami longsor akibat curah hujan tinggi dan ledakan gas metana dari tumpukan sampah.Sebanyak 157 orang tewas, sebagian besar berasal dari komunitas pemulung yang tinggal di sekitar area tersebut.
Tragedi ini menjadi pengingat betapa buruknya pengelolaan sampah di Indonesia, peringatan ini juga sekaligus mendorong pemerintah untuk mengambil tindakan serius dalam pengelolaan limbah dan sampah.
Sebagai bentuk refleksi atas kejadian tersebut, pemerintah menetapkan 21 Februari sebagai Hari Peduli Sampah Nasional dengan tujuan untuk mengajak seluruh elemen masyarakat lebih peduli terhadap isu sampah dan lingkungan. (ab)











