Tambang CSU Wilayah Barru Semakin Membandel

Oplus_131072

BARRU SULSEL radiopena.com  — Salah satu kegiatan tambang Galian C  diduga milik PT CSU mengambil tanah tras di wilayah Mallawa kecamatan Mallusetasi kabupaten Barru Sulawesi Selatan dianggap sangat tidak beretika dan tidak lagi mau tahu keselamatan pengguna jalan lainnya lantaran tanah yang diangkut dengan kendaraan 10 roda berhamburan dijalan bahkan puluhan mobil 10 roda parkir di wilayah tersebut, selain itu tanah berjatuhan ke jalan raya akibatnya menjadi licin dan membahayakan lalulintas sepanjang jalan poros kelurahan Mallawa hingga perbatasan desa Kupa kecamatan Mallusetasi Barru.

Ketua Yayasan Gerakan Taruna Rakyat (GENTAR) Julianus.Palodong.SH sangat geram akan hal ini,  kepada Bahar (50) KTT CSU yang juga selaku pengawas pelaksana pelaksana PT CSU , ” Sudah puluhan kali saya ingatkan Pak Bahar  agar melakukan kegiatan itu jangan asal, pikirkan juga orang lain, jalan raya ini adalah pasilitas umum, kita bekerja jangan mementingkan diri sendiri, walaupun legalitas dianggap lengkap memenuhi syarat tetapi manakala merusak apalagi merugikan masyarakat atau merusak pasilitas umum maka itu saya anggap tidak resmi ” tutur Julianus Palodong di Mallawa ,Sabtu 15/3/ sekira pukul 14.00 WITA.

GENTAR me wanti wanti, “Jika perusahaan ini tidak mengindahkan keluhan masyarakat dan tidak  kembali  mensterilkan jalan umum tersebut, maka lembaga kami  segera  menyurat kepada pihak terkait dan juga kepada pihak berwenang untuk melakukan tindakan, ”  ujar Ketua Gentar Julianus Palodong.SH.

Sebelumnya Lembaga Badan Advokasi Penyelamatan Aset Negara (LBAPAN RI) dilansir dari media penarakyat.com ketua Bapan RI mengatakan, ” Bahwa tidak boleh ada lumpur di jalan poros provinsi yang dapat mengakibatkan Kecelakaan. Disamping itu tambang ini harus di perjelas ke masyarakat sebab sudah pernah tim perizinan Barru dan DPRD Barru meninjau lokasi namun tidak ada ketegasan terkait penghentian tambang PT CSU tersebut ” Ketua BAPAN RI.(ap)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *