BANYUWANGI JATIM radiopena.com — Pertemuan serta mendengar Penjelasan Dandim 0825/Banyuwangi Letkol.Arh.Joko.Sukoyo.S.Sos.M.Han,bersama Aktivis, Ketua Harimau Blambangan Yunus Wahyudi diikuti beberapa Ormas, Media LBH , LSM se Banyuwangi Jawa Timur (Jatim) pertemuanĀ bertempat di Aula Kodi/0825 Banyuwangi , kamis 27/03/2025
Aktivis Harimau Blambangan, bersama dengan LSM (Lembaga Swadaya Masyarakat) dan LBH (Lembaga Bantuan Hukum) Banyuwangi, telah menyatakan dukungan mereka terhadap Undang-Undang TNI.
Dukungan ini menunjukkan kesepakatan dan komitmen dari aktivis dan organisasi masyarakat sipil di Banyuwangi untuk mendukung peran dan fungsi TNI dalam menjaga keamanan dan stabilitas nasional.
Dengan demikian, dukungan dari aktivis dan organisasi masyarakat sipil ini dapat memperkuat peran TNI dalam menjaga keamanan dan stabilitas nasional.
Dalam pertemuan tersebut banyak hal yg di sampaikan Dandim Joko.Sukoyo terkait Undang Undang Tentara Nasional Indonesia (TNI ) Yang di sahkan DPR 20 Maret Lalu.
Ada banyak Ormas , LSM, LBH dan Media, berharap untuk wilayah Banyuwangi sedapat mungkin situasinya kondusif, ” Adik adik Mahasiswa dari berbagai Perguruan Tinggi di Banyuwangi, boleh menyalurkan Aspirasi demi tegaknya demokrasi tapi jangan anarkis, ” ujar M.Yunus Wahyudi Ketua Harimau Blambangan.
” Ada beberapa Daerah di Jawa Timur mulai Surabaya, malang ,Lumajang , jember Aksi demo berubah anarkis dengan melakukan pengerusakan fasilitas umum ” ungkap Yunus Wahyudi.
Dikatakannya, ” Sebagai orang yang terdidik boleh kita menyalurkan aspirasi , dengan sikap yang baik, santun tidak anarkis tentunya ” kata M.Yunus.
Dalam negara demokrasi menyampaikan pendapat sah dan dibolehkan selama tidak melanggar hukum seperti merusak fasilitas publik tentu nya .” tutup. Ketua HARIMAU Blambangan.
Senada dengan Ketua Harimau Blambangan, Dandim 0825/Banyuwangi Joko Sukoyo mengajak seluruh masyarakat, ” Segenap warga Banyuwangi khususnya, baik itu Ormas , Lembaga , LSM serta media, mari menjaga kondusifitas dan sinergi antara pemerintah kabupaten Banyuwangi dan TNI – POLRI.” ujar Dandim.
” Harapan nya apa yang sudah di sampaikan mengenai Undang Undang TNI yang Nota Bene menyempurnakan UU TNI yang sudah ada dari sebelum nya, harap Dandim Banyuwangi.
Dandim 0825 Banyuwangi berpesan, ” Para peserta yang hadir dapat menyampaikan apa yang sudah di pahami, untuk selanjutnya di sampaikan kepada masyarakat umum khususnya di Banyuwangi, tutup Joko Sukoyo.
Diketahui seluruh peserta pertemuan yang hadir saat itu telah sepakat mendukung Undang Undang TNI yang sudah di sahkan wakil Rakyat (DPR RI.( YMK).









