Pj.Sekda Barru : Usulan Terinput Di Aplikasi SIPD-RI Capai 1.167 Usulan, Khusus Dinas PUTR Sebanyak 500, Selebihnya Dinas Pertanian dan Ketahan Pangan 204 , Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sebanyak 178 Usulan

Oplus_131072

BARRU SULSEL radiopena.com –  Sejumlah usulan diketahui telah terinput di SIPD RI pada pembukaan acara secara resmi Forum Perangkat Daerah Forum.P.D Barru Sulawesi Selatan (Sulsel) untuk penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2026, di Aula Kantor Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pembangunan Daerah (Bappeliitbangda.Rabu 9/4/2025.

Pj.Sekda Barru Abu Bakr, S.Sos, M.Si dalam sambutannya mengungkapkan, penyelenggaraan Forum ini merupakan salah satu bentuk tanggung jawab dari seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten terhadap keberlangsungan proses pembangunan di Kabupaten Barru.

Untuk itu, Ia atas nama Bupati dan Wakil Bupati Barru menyampaikan terima kasih dan penghargaan yang tinggi kepada seluruh jajaran Pemkab Barru yang telah hadir dan berharap melalui kegiatan ini dapat dirumuskan rencana pembangunan Kabupaten Barru ke depan, ke arah yang lebih baik.

Dikatakan, siklus Perencanaan Pembangunan Daerah diawali dengan Penyusunan Rancangan Awal (Ranwal) RKPD yang memuat Tema dan Prioritas Pembangunan Daerah dan menjadi dasar perumusan usulan pembangunan yang disepakati dalam Musrenbang Tingkat Desa/Kelurahan serta Musrenbang Tingkat Kecamatan.

Pada bagian ini Pj.Sekda Abu Bakar menyebutkan jumlah usulan yang telah terinput di Aplikasi SIPD-RI sebanyak 1.167 usulan dimana khusus untuk Dinas PUTR sebanyak 500 usulan, Dinas Pertanian dan Ketahan Pangan 204 usulan dan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan 178 usulan.

” Usulan-usulan yang merupakan kebutuhan masyarakat ini kemudian disampaikan kepada Pemerintah untuk dikaji berdasarkan aspek prioritas, urgenitas dan kelayakan dengan tetap mempertimbangkan kemampuan keuangan daerah, sehingga tidak semua usulan dapat di tindaklanjuti dalam satu tahun anggaran “, terangnya.

Dihadapan Forum ini, Pj Sekda Barru menekankan ” Beberapa hal diantaranya, agar penerapan SPM yang merupakan kewajiban Pemerintah kepada masyarakat betul-betul memperhatikan perencanaan dan penganggaran pembangunan daerah, kemudian fokus dalam mendukung prioritas nasional terkait penanganan stunting dan penurunan angka kemiskinan.

Demikian pula dengan indikator-indikator pembangunan lainnya yang tertuang dalam Ranwal RPJMD Kabuoaten Barru Tahun 2025-2029 yang sementara disusun, Ia menekankan bahwa Indikator Makro yang merupakan penjabaran dari visi misi Bupati dan Wakil Bupati seperti Indeks Pembangunan Manusia (IPM), Persentase Penduduk Miskin, Tingkat Pengangguran Terbuka, serta Pertumbuhan Ekonomi dapat mencapai target di tahun 2026 yang telah ditentukan.” Paparnya.

Diakhir sambutannya, Abu Bakar mengingatkan kepada seluruh SKPD dan peserta Forum agar pencapaian Visi Misi melalui program prioritas yang merupakan janji politik Bupati dan Wakil Bupati semasa kampanye sudah harus terpetakan dan terealisasi khususnya di tahun 2026.

” Dari target SPM, indikator Makro Kabupaten dan program prioritas (janji Politik), tentu beberapa target indikator lainnya yang harus menjadi pekerjaan rumah kepada SKPD seperti Indikator Kinerja Kunci (IKK), SDGs dan lainnya, yang semuanya tidak lain untuk bagaimana *Kabupaten Barru Berkeadilan, Maju Berkelanjutan dan Sejahtera Lebih Cepat”, tandasnya

” Selamat mengikuti kegiatan ini, Semoga Allah SWT senantiasa meridhoi setiap upaya kita sehingga Forum Ini dapat terlaksana dengan baik, serta program dan kegiatan yang disusun oleh Perangkat Daerah sesuai dengan kebutuhan dan kepentingan masyarakat yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat Barru, ” Pungkasnya.(*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *