HABIS GELAP, TERBITLAH TERANG. 21 April, HARI.KARTINI

Oplus_131072

~~~~~~~~~~~~~
O P I N I danCatatan kecil Oleh :
Yusdaliah Yusuf Iccu.
~~~~~~~~~~~~~~~
radiopeena.com — 1PENGANTAR :
Seorang tokoh perempuan Indonesia yang terkenal karena perjuangannya dalam meningkatkan kesadaran dan  hak-hak perempuan di Indonesia pada awal abad ke-20, dia adalah R.A. Kartini, perjuangannya bila ditarik ke masa kini dikenal “Perjuangan Kesetaraan Gender”.
Hari ini senin 21 April kita peringati hari lahir yang mulia RADEN AJENG KARTINI.

■ SEKILAS SEJARAH :
Peringatan Hari Kartini dirayakan usai Presiden ke-1 RI (I) I r.Sukarno mengeluarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia (Keppres) 108/1964.
Dalam keputusan tersebut, Kartini juga ditetapkan sebagai Pahlawan Kemerdekaan Nasional.

Berikut adalah sekilas tentang sejarah hidupnya dan kemunculan buku “Habis Gelap Terbitlah Terang”:

Sejarah Hidup R.A. Kartini
R.A. Kartini lahir pada tanggal 21 April 1879 di Mayong, Jepara, Jawa Tengah. Ia berasal dari keluarga bangsawan dan memiliki kesempatan untuk bersekolah, meskipun terbatas. Kartini memiliki cita-cita besar untuk melanjutkan pendidikannya dan memperjuangkan hak-hak perempuan di Indonesia.

■ KORESPONDENSI :
Kartini mulai berkorespondensi dengan teman-temannya di Eropa, yang kemudian menjadi dasar bagi buku “Habis Gelap Terbitlah Terang”. Melalui surat-suratnya, Kartini mengungkapkan pikiran dan perasaannya tentang kehidupan perempuan di Indonesia dan perjuangannya untuk meningkatkan kesadaran dan hak-hak perempuan dan kesetaraan gender.

Buku “Habis Gelap Terbitlah Terang” adalah kumpulan surat yang ditulis oleh Kartini dan dibukukan oleh J.H. Abendanon, Menteri Kebudayaan, Agama, dan Kerajinan Hindia Belanda saat itu. Buku ini pertama kali diterbitkan dalam bahasa Belanda dengan judul “Door Duisternis Tot Licht” pada tahun 1911.

Perjuangan perempuan memiliki makna yang sangat penting dalam sejarah bangsa Indonesia. Perempuan Indonesia telah berperan aktif dalam memperjuangkan hak-hak mereka dan meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya kesetaraan gender. Perjuangan perempuan juga telah berkontribusi pada pembangunan nasional dan meningkatkan kualitas hidup perempuan Indonesia.

■ RELEVANSI KEKINIAN :
Saat ini, perjuangan perempuan masih relevan dan diperlukan untuk mencapai kesetaraan gender dan keadilan sosial. Beberapa isu yang masih dihadapi oleh perempuan Indonesia adalah :
☆ Perempuan masih menghadapi diskriminasi dalam berbagai bidang, termasuk pendidikan, pekerjaan, dan politik.

☆ Perempuan masih menjadi korban kekerasan fisik, psikologis, dan seksual.

☆ Perempuan masih menghadapi ketimpangan ekonomi dan kesenjangan pendapatan dengan laki-laki.

☆ Perempuan masih kurang terwakili dalam politik dan pembuatan keputusan.

Relevansi itulah yang kita perjuangkan saat ini, sebagai penerus demi terjadinya kesejahtraan dan kesetaraan perempuan Indonesia.

■ PENUTUP :
Perempuan Indonesia perlu terus memperjuangkan hak-hak mereka dan meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya kesetaraan gender.
Demikian sekilas tentang YM.RADEN. AJENG.KARTINI.
Selamat hari Kartini, maju terus perempuan Indonesia.

Semoga bermanfaat,
Wassalaam.

21, April 2025.
Yusdaliah Yusuf Iccu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *