BARRU SULSEL radiopena.com — Bupati Kabupaten Barru, Sulawesi Selatan (Sulsel) Andi Ina Kartika Sari,SH.M.Si membeberkan angka Stunting di Barru Kembali naik.
Hal ini Bupati katakan saat melantik dan mengukuhkan sekaligus 3 organisasi antara lain TP.PKK, Dekranasda dan Pokja Bunda PAUD baru baru ini di Kantor Bupati Barru. Kamis 24/4 kemarin.
Saat pengukuhan, Andi Ina menegaskan, ” Banyak tugas penting yang harus diselesaikan. Saat ini kita tahu di Kabupaten Baru angka stunting itu naik kembali. Nah ini menjadi tugas kita bagaimana teman-teman semua, ibu dan bapak bagaimana angka stunting itu bisa kembali turun. Apalagi Stunting dan kematian lbu dan anak menjadi perhatian utama dari pemerintah pusat”,tegas Bupati Barru.
Diketahui sebelumnya Kabupaten Barru berhasil berhasil menurunkan angka stunting secara drastis pada 2022. Barru bahkan menjadi kabupaten dengan angka stunting terendah di Sulawesi Selatan pada tahun itu.
Dilansir dari CNN Jakarta Indonesia, Berdasarkan hasil Survei Status Gizi Indonesia (SSGI), Kabupaten Barru memiliki capaian terendah di angka 14,1 persen pada 2022. Angka ini menurun tajam dibanding tahun 2021 yang mencapai 26,4 persen.
Angka stunting di Indonesia pada tahun (2022,red) masih cukup tinggi yaitu 21,6 persen, meskipun turun dari tahun sebelumnya yaitu 24,4 persen. Hasil yang cukup memprihatinkan dari survei SSGI adalah risiko terjadinya stunting meningkat sebesar 1,6 kali dari kelompok umur 6-11 bulan ke kelompok umur 12-23 bulan.
Bupati Andi Ina berharap nantinya kepengurusan ini turun ke kecamatan sampai desa untuk bagaimana ini bisa terbentuk juga di bawah dan tentunya sekali lagi bisa bersinergi bersama dengan pemerintah.
Bahkan Bupati meminta kepada OPD terkait, bantu PKK, bantu Dekranasda, dan bantu Pokja Bunda PAUD, pinta Andi Ina kemarin.(ap)











