Lagi Terobosan Bupati Barru Kemensos RI Alokasikan Dana Program Sosial Sebesar Rp 80 Miliar Setiap Tahun

Oplus_131072

(Atas nama Pimpinan PT.Radio Pesona Nusantara  (radiopena.com) mengucapkan  permohonan maaf kepada semua pihak khususnya kepada  Pemerintah Kabupaten Barru atas kesalahan penulisan  berita pada hari Rabu 7/6/2025 dengan judul “LAGI TEROBOSAN BUPATI BARRU, KEMENSOS ALOKASIKAN DANA Rp.80 Miliyar SETIAP TAHUN, kesalahan  terkait angka kemiskinan   tertulis 31 % yang benar adalah 8,31 %.(sudah kami ralat).

 

 

BARRU SULSEL radiopena.com — Kunjungan kerja Sekretaris Jenderal Kementerian Sosial RI, Dr. Robben Rico, A.Md. LLAJ, SH., ST., M.Si, disambut oleh Bupati Barru Andi.Ina Kartika Sari.SH.M.Si bersama Wakil Bupati DR.Ir.Abustan Andi Bintang.M.Si bertempat di SMP Negeri 8 Barru, Desa Harapan, Kecamatan Tanete Riaja, Kabupaten Barru, Sulawesi Selatan, Sabtu (7/6/2025).

Kunjungan ini merupakan bagian dari program perintisan dan pendirian Sekolah Rakyat berbasis asrama, trobosan Bupati Barru menghadirkan Kemensos membuahkan hasil yang cemerlang dengan tujuan meningkatkan akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu di kabupaten Barru.

Bupati Barru Andi Ina dihadapan Sekjen Kemensos menyampaikan kesiapan pemerintah daerah Barru mendukung penuh program nasional tersebut.

” Terima kasih atas perhatian dan bantuan Kementerian Sosial. Kami berharap implementasi Sekolah Rakyat dapat dimulai pada tahun ajaran 2025 bahkan Lokasi telah kami siapkan, dan kami juga siap mendukung melalui APBD,” ujar Andi Ina.

Andi. Ina berharap Sekolah Rakyat di Barru nantinya menjadi solusi jangka panjang untuk menekan kemiskinan yang saat ini mencapai 8,31,%, dengan kemiskinan ekstrem sebesar  0,02%.

Sementara Sekjen Kemensos RI, Robben Rico menjelaskan bahwa pemerintah pusat mengalokasikan sekitar Rp.80 miliar setiap tahun untuk program sosial di Kabupaten Barru. Ia juga memutar pesan dari Presiden terpilih Prabowo Subianto, yang menyatakan komitmennya membangun sekolah berasrama bagi siswa kurang mampu.

“Sekolah Rakyat bukan hanya milik Kementerian Sosial, tapi milik kita semua. Ini adalah upaya membangun generasi berkarakter dan berkualitas,” ujar Sekjen.

Ditambahkannya, sistem pendidikan Sekolah Rakyat, nantinya seperti seragam siswa, hingga pola asrama yang akan diterapkan.tutup Rubben Rico.(*/rpn)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *