Bupati Barru Kembali Memakai Seragam Sekolah Menengah Putih Abu Abu

Oplus_131072

MAKASSAR DULSEL radiopena.com – Pengurus Pusat (PP) Ikatan Alumni (IKA) SMA Negeri I (SMANSA) Makassar Masa Bakti 2025-2029 resmi dilantik oleh Ketua Umum IKA SMANSA Makassar Andi Ina Kartika Sari di Makassar pada Ahad (03/08/2025) pagi kemarin.

Prosesi pelantikan tahun ini nampak sedikit unik dimana para pengurus yang dilantik menggunakan seragam putih abu-abu layaknya siswa siswi SMA lengkap dengan atribut SMANSA Makassar termasuk Andi Ina Kartika Sari sama memakai seragam layaknya masih siswi sma.

Saya ucapkan terima kasih atas semangat yang luar biasa dari seluruh teman-teman sahabat-sahabat alumni SMA Negeri 1 Makassar yang dilantik sebagai pengurus dan kedepan banyak hal yang harus kita lakukan, ujar Ketua Umum IKA SMANSA Andi.Ina Kartika Sari.

Bupati Perempuan Pertama di Barru Andi Ina Kartika Sari dalam sambutannya menyatakan siap menjalankan amanah yang diberikan seluruh alumni lintas angkatan SMANSA Makassar untuk memimpin dan membawa organisasi ini kedepan jauh lebih baik lagi.

“ Mulai hari ini, bagaimana peran alumni ini bisa berbuat lebih banyak, baik itu masalah pendidikan dan bagaimana alumni ini punya kegiatan sosial yang juga tidak kalah pentingnya karena dengan begitu kita bisa bermanfaat untuk orang banyak “, terang Andi.Ina dalam sambutannya.

” Bantuka’ bekerja untuk lebih membesarkan IKA SMANSA Makassar ini, sebab tanpa bantuan kakanda-kakanda dan adinda-adinda saya mungkin tidak akan mampu membesarkan organisasi ini kedepannya,” pungkasnya.

Sementara Walikota Makassar, Munafri Arifuddin, yang turut hadir pada kegiatan tersebut mendorong adanya sinergi dan Kolaborasi antara Pemerintah Kota Makassar dan IKA SMANSA.

Melalui kesempatan ini, wali kota Makassar meminta bangun kolaborasi bersama pemerintah kota utamanya dalam rangka mengolah sampah.

” Pemerintah kota sudah membuat aturan setiap RT/RW harus punya pengelolaan sampah, Mereka harus punya yang namanya urban farming, yang merupakan output dari sistem pengelolaan sampah. Turunannya ada sistem pengelolaan yang namanya biopor “, jelas Munafri.

” Saya memohon kepada Ibu Ketua untuk sama-sama kita mengelola ini. Teman-teman SMANSA bisa mengelola ini untuk bisa memberikan supporting pemikiran kepada kita bagaimana di wilayah kita untuk mampu membangun proses pengolahan sampah ” Tutup Munafri.(IKP/rpn)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *