BARRU SULSEL radiopena.com – Kegembiraan bercampur senang Nurjanna (63) warga Palanro, Kelurahan Palanro, Kecamatan Mallusetasi, setelah Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Barru melalui Program bedah Rumah Tidak Layak Huni ( RTLH) menetapkan dan memberikan bahan bangunan untuk bedah rumah milik Nurjanna.
Kegembiraan Nurjanna berbalik kecewa lantaran 12 batang tiang kayu, balok dan papan yang sudah ada di lokasi bedah rumah, tiba tiba diangkut kembali oleh pihak pendamping dengan alasan nama Nurjanna tercatat di dua program penerima.
” Sebenarnya ini sudah Klir, kita tinggal menunggu hasil dari Balai dan pihak dari Aspirasi Partai Nasdem, karena mereka juga telah mendata nama Nurjannah ” terang Pendamping RTLH, Fandi melalui telpon selulernya, Selasa 30/9/2025 pagi.
Dilain tempat, Salah-seorang tetangga Nurjanna mengatakan ” Saya saja kecewa melihat cara mereka ini bekerja, masa bahan yang sudah di serahkan lalu diambil kembali, anehnya cara pengambilannya secara diam diam, kita semua hari itu ada acara maulid” ungkap tetangga Nurjanna (Said).
Sampai hari ini, perlengkapan bahan bedah rumah milik Nurjanna yang dijanjikan, belum kunjung datang.(ap)









