Operasi Kemanusiaan Dampak Erupsi Semeru Diperkuat Satuan Brimob Polda Jatim

Oplus_131072

LUMAJANG JATIM radiopena.com – Satuan Brimob (Satmob) Polda Jawa Timur perkuat operasi kemanusiaan pasca erupsi Gunung Semeru,sebagai bentuk transparansi dan upaya penyelamatan, dukungan logistik, dan pemulihan psikososial wilayah Kabupaten Lumajang, Sabtu 22/11/2025.

Bentuk erja sama antara Polri, pemerintah daerah, TNI, relawan, serta para pemangku kepentingan lainnya, langkah ini menjadi wujud hadirnya negara dalam memastikan keselamatan, ketenangan, dan pemulihan warga dimasa darurat.

Dansatbrimob Polda Jawa Timur, Kombes Pol. Suryo Sudarmadi, S.I.K., M.H., melaporkan, Sabtu dini hari, 22 November 2025, satu Satuan Setingkat Kompi (36 personel) Satbrimob yang dipimpin Danyon B Pelopor Kompol Toni Agus Salim, S.H., M.M., telah bergerak mendukung pemulihan warga di Kecamatan Pronojiwo, ang dimulai sejak pukul 04.30 WIB.

Pengoperasian dapur lapangan, setiap hari memasak ratusan porsi makanan untuk warga terdampak,pengungsi, serta personel SAR di tengah hawa dingin dan situasi darurat pasca erupsi menjadi penanda hadirnya harapan, sekaligus titik hangat yang mempererat kebersamaan.

Dilain tempat, Danyon Pelopor B Kompol Toni Agus Salim dengan anggotanya langsung diterjunkan membantu membersihkan rumah-rumah warga dari abu vulkanik dan material erupsi sehingga kehadiran Brimob menjadi bentuk pertolongan nyata yang sangat dirasakan masyarakat.

Sebelumnya, Pos Dapur Lapangan di Desa Supit Urang, Satuan Brimob menerima utusan Presiden Republik Indonesia yang meninjau langsung kesiapan logistik, pelayanan dapur lapangan, dan pendampingan warga terdampak yang dilakukan Brimob.

Kehadiran pemerintah pusat tersebut memperkuat koordinasi nasional dalam penanganan bencana Semeru dan memastikan bahwa setiap langkah yang dilakukan di lapangan berjalan sesuai kebutuhan masyarakat.

Sebelumnya, Jumat (21/11/2025), Polda Jawa Timur telah memberangkatkan bantuan kemanusiaan bagi warga terdampak erupsi Gunung Semeru. dilepas oleh Wakapolda Jawa Timur Brigjen Pol Dr. Pasma Royce, S.I.K., M.H dari halaman Gedung Tribrata Mapolda Jatim.

Dengan status Gunung Semeru yang berada pada Level IV (Awas), bantuan difokuskan untuk mendukung dua titik utama pengungsian di Kecamatan Pronojiwo, yakni Posko SD 04 Supiturang dan Posko SMP 2 Pronojiwo yang menampung ratusan warga, termasuk kelompok rentan seperti balita, bayi, lansia, penyandang disabilitas, ibu hamil, serta ibu menyusui.

Bentuk bantuan meliputi kebutuhan balita seperti susu, popok, kasur bayi, pakaian anak, serta 450 selimut untuk lansia dan 300 paket makanan ringan untuk anak-anak dan remaja. Wakapolda Jatim menegaskan bahwa seluruh distribusi dilakukan secara humanis dan penuh empati, diketahui bersama para pengungsi masih berada dalam kondisi trauma.

Dalam kegiatan juga dilakukan upaya pemulihan psikososial melalui kegiatan trauma dengan permainan edukatif, aktivitas kreatif, dan pendampingan emosional, anak-anak diarahkan untuk kembali merasa aman dan mampu melepaskan ketegangan pasca bencana.

Di tengah tawa yang mulai kembali terdengar, kegiatan ini menjadi bukti bahwa pemulihan bukan hanya soal membenahi bangunan, tetapi juga memulihkan hati dan rasa aman para korban, terutama anak-anak.(*/ymk)

Polda Jawa Timur memastikan bahwa seluruh rangkaian bantuan kemanusiaan akan terus berlanjut hingga situasi benar-benar pulih. Upaya Brimob di lapangan—mulai dari dapur umum, pembersihan rumah, hingga trauma healing—merupakan bagian integral dari misi kemanusiaan Polri dalam menjaga keselamatan dan memulihkan warga Lumajang yang terdampak. Polri berkomitmen untuk terus menyampaikan perkembangan penanganan Semeru secara cepat, transparan, dan responsif, sebagai wujud pelayanan kepada masyarakat dalam situasi bencana.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *