SURABAYA JATIM radiopena com – Kapolda Jawa Timur (Jatim) Irjen Pol Drs. Nanang Avianto,M.Si tekankan pentingnya peningkatan kemampuan personel dan modernisasi sarana prasarana dalam menghadapi tantangan penegakan hukum dan dinamika keamanan di wilayah maritim serta udara.
Hal itu disampaikan oleh Irjen Pol Nanang saat memimpin Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun ke-75 Polisi Air dan Udara (Polairud) yang digelar di Mako Ditpolairud Polda Jatim, Senin (1/12/2025).
” Kedepan, Polairud diharapkan terus meningkatkan kapasitas, memperkuat sinergi dengan stakeholder terkait, dan responsif terhadap perkembangan teknologi agar mampu memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat,” ujar Irjen Pol Nanang.
Upacara HUT Polairud mengusung tema ‘Polairud Presisi, Menuju Indonesia Maju’
HUT Polairud ke 75 turut hadir Wakapolda Jatim Brigjen Pol Pasma Royce, Pejabat Utama, Kapolres jajaran Polda Jatim, serta tamu undangan.
Dalam amanatnya Kapolda Jatim membacakan pesan Kepala Badan Pemelihara Keamanan (Kabaharkam) Polri, Komjen Pol Karyoto.
Amanat Kabaharkam Polri menyampaikan apresiasi atas dedikasi dan pengabdian personel Polairud dalam menjaga keamanan wilayah perairan dan udara Indonesia.
Dalam amanatnya, selama 75 tahun, Polairud telah menunjukkan profesionalisme dan komitmen tinggi dalam menjaga keselamatan masyarakat, menegakkan hukum, serta memberikan perlindungan di wilayah perairan dan udara.
Selain itu Polairud juga hadir dalam pengiriman bantuan logistik dari udara ke lokasi bencana yang terisolir.
Upacara peringatan HUT Polairud sekaligus menjadi momentum bagi seluruh personel untuk terus memperkuat integritas, profesionalisme, dan soliditas dalam menjalankan tugas-tugas kepolisian, khususnya pada fungsi kepolisian perairan dan udara. (*/ymk)
Related News
13 Desa Kelurahan di Pangkep Gelar Posyandu Era Baru Ketua TP PKK Pangkep, Nurlita Wulan Purnama didampingi kepala dinas PMD Pangkep dan sejumlah pengurus PKK memantau pelayanan Posyandu Era Baru di desa Pitue, kecamatana M’rang, kabupaten Pangkep,Rabu(29/4/2026). Memperingati Hari Posyandu Nasional jatuh pada 29 April, Pemerintah Kabupaten Pangkep menggelar Posyandu Era Baru secara serentak di 103 desa dan kelurahan. Program ini menghadirkan layanan terpadu yang tidak hanya fokus pada kesehatan, juga mencakup enam Standar Pelayanan Minimal (SPM) untuk menjawab berbagai kebutuhan masyarakat. Ketua TP PKK Kabupaten Pangkep, Nurlita Wulan Purnama, menyampaikan, Posyandu Era Baru kini tidak hanya berfokus pada layanan kesehatan, tetapi juga mencakup enam Standar Pelayanan Minimal (SPM), yakni kesehatan, pendidikan, pekerjaan umum, perumahan rakyat, ketenteraman dan ketertiban umum (Linmas), serta sosial. Hal ini bertujuan yntuk menghadirkan pelayanan terpadu bagi masyarakat, sehingga berbagai persoalan di desa dapat diselesaikan melalui satu pintu pelayanan. “ Jadi seluruh keluhan masyarakat terkait enam bidang tadi bisa tercover dalam satu Posyandu di setiap desa,” ujarnya. Keterlibatan pemerintah desa bersama PKK sangat perlu mensosialisasikan enam SPM agar masyarakat mengetahui layanan yang tersedia dan dapat menyampaikan berbagai keluhan maupun aspirasi. ” Aspirasi masyarakat itu diharapkan dapat dibawa ke forum Musrenbang untuk ditindaklanjuti dalam program pembangunan desa, ” tambahnya. Menurut Kepala Desa Pitue, Muhammad Nasrul Munir bahwa pihaknya menciptakan nuansa estetik agar masyarakat tertarik datang ke Posyandu. Ketika inovasi yang dihadirkan menarik dan kreatif, hal itu mampu mendorong masyarakat sasaran untuk datang ke Posyandu. “Masayarakat tidak hanya datang ke Posyandu untuk pemeriksaan kesehatan dan penimbangan. Tetapi mereka juga hadir membawa berbagai keluhan, termasuk terkait BPJS, akses jalan, dan pelayanan dasar lainnya,” ujarnya. (ted)