Berita  

Kapolres Parepare Gelar Jumat Curhat Bersama Jurnalis, Bahas Pengamanan Akhir Tahun

Radio Pena

Parepare — Kapolres Parepare AKBP Indra Waspada Yuda kembali menggelar kegiatan Jumat Curhat bersama insan pers se-Kota Parepare melalui agenda coffee morning, Senin (8/12/2025). Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 10.30 WITA ini berlangsung di Rumah Kopi Sweetness, Jalan Petta Unga, Cempae, Kecamatan Soreang.

Pertemuan tersebut menjadi agenda rutin Kapolres sebagai wujud komitmen mempererat komunikasi dan sinergi antara kepolisian dan media. Dalam sambutannya, AKBP Indra menegaskan bahwa ruang diskusi dengan jurnalis akan terus dibuka setiap bulan.

Tanpa seremonial panjang, Kapolres langsung memaparkan berbagai agenda akhir tahun yang sedang ditangani Polres Parepare. Ia menyebut jajaran kepolisian kini fokus pada pengamanan perayaan Natal 2025 dan malam pergantian tahun. Sejumlah gereja telah lebih dulu menggelar rangkaian ibadah sehingga personel pengamanan sudah ditempatkan.

“Saat ini kita turunkan personel di gereja-gereja. Menjelang Nataru, kita akan laksanakan Operasi Lilin 2025 di minggu ketiga Desember. Operasi ini untuk mengamankan perayaan Natal dan Tahun Baru,” ujar AKBP Indra.

Dalam sesi dialog, jurnalis menyampaikan sejumlah masukan, antara lain perlunya pengaktifan kembali pos ronda serta peningkatan patroli kepolisian untuk mencegah aksi pencurian di wilayah pemukiman.

Kapolres menanggapi hal tersebut dengan menegaskan bahwa layanan pengaduan masyarakat di call center 110 selalu aktif. Ia juga memastikan bahwa patroli dilakukan secara rutin oleh personel di lapangan. Selain itu, Polres Parepare tengah mendorong penguatan sistem pam swakarsa melalui revitalisasi pos kamling.

“Sudah ada tiga poskamling yang saya kunjungi setiap Rabu malam. Enam poskamling akan dijadikan pilot project pam swakarsa karena poskamling adalah garda terdepan pemeliharaan kamtibmas,” jelasnya.

Isu lain yang mengemuka ialah persoalan antrean truk di SPBU. AKBP Indra menjelaskan bahwa kondisi tersebut kerap dipicu kurangnya koordinasi jadwal pengisian BBM. Untuk itu, ia telah meminta Sat Lantas meningkatkan komunikasi dengan pihak SPBU.

“Selama ini macet dulu baru kita tahu. Kami minta operator SPBU menghubungi polisi sebelum pengisian ke truk agar kepolisian dapat mengatur arus kendaraan dan mencegah penumpukan,” tegasnya.

Dalam kesempatan itu, Kapolres juga menegaskan keterbukaan informasi terkait perkembangan kasus yang ditangani Polres Parepare. Selain konferensi pers berkala, ia mempersilakan wartawan melakukan doorstop dengan para kepala satuan guna memperoleh informasi secara langsung.

Kegiatan Jumat Curhat tersebut ditutup dengan diskusi ringan yang kembali menegaskan komitmen Polres Parepare untuk terus membangun kolaborasi dan transparansi dalam menjaga keamanan serta pelayanan publik di Kota Parepare.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *