Puluhan Ribu JKN Kartu BPJS Secara Bertahap Mulai Tidak Aktif

Oplus_131072

BARRU SULSEL radiopena.com – Pemerintah Kabupaten Barru Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) melalui Dinas Sosial menegaskan, Perlinjamsos (Program perlindungan dan Jaminan sosial) memang seyogyanya hanya di peruntukkan untuk warga masyarakat tidak mampu, Ujar Andi Sarifuddin dalam klarifikasinya kepada media radiopena.com pada Selasa (13/1/2026) melalui telpon selulernya.

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Barru menjelaskan, bahwa sesuai dengan Permensos RI nomor 79 tahun 2025, yaitu mereka yang berada dalam desil 1 (satu) sampai desil 5 (lima).

” Oleh karena itu kebijakan di daerah akan menyesuaikan” ungkap Kepala Dinas Sosial Kabupaten Barru Andi.Sarifuddin,.M.Si melalui telpon selulernya, pada hari Selasa 13/1 kemarin.

Kadis menyebut, saat ini sekitar 75.000 jiwa yang ditanggung oleh Pemda Barru diantaranya, ada sekitar 40.000 warga yang berada pada desil 6 (enam) hingga desil 10 (sepuluh).

Nah, Berdasarkan Arahan Bupati dan wakil Bupati Barru, Kebijakan Pemda Kabupaten Barru tetap menggaransi, ” Seluruh warga miskin, mereka akan mendapat penanggungan jaminan kesehatan BPJS, walaupun berada pada desil 6 – 10, yang tentu melalui verifikasi dan validasi yang ketat oleh Tim Terpadu dibawah koordinasi Dinas Sosial,” ujar Andi.Sarifuddin.

Sarifuddin menegaskan,” Jadi yang dinon aktifkan secara bertahap adalah mereka yang mampu atau dengan status desil 6-10, untuk beralih ke segmen mandiri, tegasnya.

Akan tetapi katanya, bagi warga masyarakat yg terkena dampak dan kondisinya memang miskin akan segera didata, ” Silahkan melaporkan diri ke pemerintah desa dan kelurahan mengambil pengantar untuk di verval oleh Tim Terpadu Kantor Dinas Sosial Barru” terangnya.

Terakhir Kadis Andi Sarifuddin menegaskan, ” Dari pemberitaan yang beredar, bahwa kartu JKN BPJS dengan jumlah lebih kurang 35.000 non aktif, itu secara bertahap, tujuannya efisiensi dan ketepatan sasaran anggaran,” tutup Andi.Sarifuddin.(ap)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *